Pages

  • Home
  • Contact

Mel's Stories

    • Home
    • Travel
    • Review & Recommendation
    • _Beauty
    • Mind
    • Knowledge Sharing
    • Miscellaneous
    Heyyy...
    Selamat datang di tulisan yang lain aku mengenai skin care review.
    *yihaaa gaya banget skin care review HAHAHA*
    Jadi skin care yang mau aku review saat ini yaitu produk pencuci muka yang merk nya sudah cukup terkenal, karena saya juga make produk ini merupakan hasil dari ubek-ubek review para beauty blogger di internet, which I assume "well okay, try the famous one first".

    Awal nya itu, aku pakai produk pencuci muka Gar**er. Aku pakai itu cukup lama sih, tapi ga tau kenapa pengen aja gitu ganti. Karena menurut aku Gar**er nggak terlalu bagus bikin kulit sehat. Pas make itu, efek yang paling ngaruh itu bikin muka putih banget setelah dicuci. Tapi yaudah sebatas itu aja. Tidak mengatasi masalah kulit wajahku yang kalau udah siang ke sore pasti keliatan kusam.
    Dan juga agak sedikit khawatir dengan bahan kimia nya, sepertinya terlalu keras.. *sepertinya ya, gue nebak aja sih wkwk*
    Nah, beranjak dari masalah keragu-raguan dan kebosanan ku pada produk itu, maka akupun cari-cari informasi mengenai produk pencuci muka yang cocok untuk kulit ku yaitu lumayan berminyak dan berjerawat. Banyak tuh yang review Cethapil bagus buat segala jenis kulit. Dengan membaca   tagline 'segala jenis kulit' siapa yang gak tertarik coba? mungkin ayam pun kalau mereka pakai skin care juga, pasti bakal tertarik. Secara mereka ga nyebutin khusus buat kulit manusia doang kan?
    *okee aku mulai melenceng dari jalanku*

    Nah, jadilah aku cari-cari info lebih mengenai harga dari Cetaphil ini. Daan, first impression aku: "wuiih gelaa mahal ugakk yeaaa"
    Kalau dibandingin sama pencuci muka aku sebelumnya itu ya iyalah harga nya beda jauh.
    Maka naluri jelata ku pun mulai bekerja, bak agen CIA dan FBI. Mulai lah ku telusuri berbagai macam online shop yang memberikanku harga semurah mungkin tapi tetap tidak ke-murah-an
    *takut palsu tapi gak modal wkwkkw*
    Singkat cerita, nemu deh di olshop favorit ku JD.ID ! Kebetulan produk Cetaphil nya lagi promo.
    Jadilah aku beli Cetaphil Gentle Skin Cleanser -LANGSUNG- yang 500ml WKWK.
    Soalnya harganya beda tipis banget sama yg 250ml. Yang 500ml aku beli dengan harga 142.000.
    Murah banget kan dibanding harga asli nya? Dan anehnya gue langsung berani beli yang 500ml padahal belum tau cocok apa enggak, HANYA KARENA LAGI MURAH.
    Girls~
     Image result for cetaphil gentle skin cleanser

    Next, pemakaian pertama berasa aneh sih. Karena biasanya kalau cuci muka itu kan pasti berbusa ya, nah yang ini ga ada busa nya. Pas dioles ke muka sih lembut, ya lumayan enak lah.
    Oh iya, make nya bisa dengan air, dan tanpa air. Jadi bisa diaplikasikan mirip-mirip makeup remover gitu. Tapi kayaknya kalau untuk bersihin make up pake ini tanpa air menurut aku sih kurang efektif.
    Aku pake nya selalu dicuci dengan air terakhirnya. Setelah pakai beberapa minggu belum terlalu kerasa sih efeknya. Malah mulai timbul jerawat-jerawat beruntusan dipipi dekat rahang aku. Tapi awalnya aku ga curiga itu karna Cetaphil, jadi aku pakai aja terus wkwk. Setelah sebulan lebih, efek ke muka aku mulai berasa sedikit. Pori-pori nya menurut aku lebih mengecil, dan muka ga se-kusam dulu lagi, better lah sedikit, ga banyak :p
    Tapi masalah jerawat dan beruntusan itu tadi ga ilang guys :")
    Tapi tetep masih aku pake sampe berapa bulan wkwkw karena sayang udah beli yang gede masa kebuang :( dan mau ganti juga ga tau ganti nya apa. Aku kan wanita minim ilmu skin care.
    Jadi aku masih pake Cetaphil itu sampe sekitar 5 bulan lebih, dengan tetap bermasalah sama jerawat beruntusan yang gak hilang-hilang.

    Sampailah aku pada tahap lelah dengan perjerawatan ini dan mulai lagi aku cari review-review yang make Cetaphil, dengan pikiran "ah siapa tau ada yang kayak aku masalahnya" atau "kali aja ada yang bisa jelasin kenapa jerawat dan komedo aku makin banyak gak ilang-ilang".
    Dan ternyata ada di sebuah forum yang mengatakan bahwa dia gak cocok pakai Cetaphil karena mengandung bahan yang gak bagus buat kulit sensitif, yaitu Sodium Lauryl Sulfate (SLS).


    Well sebenernya aku buta sama zat-zat kimia gitu apalagi buat skin care. I don't have any idea what the heck is SLS. Then I googling "SLS" dan ternyata emang banyak yang bilang jangan memakai produk yang mengandung SLS khususnya untuk kulit sensitif.
    Oh well aku sebenernya juga ga tau jenis kulit ku apa, yang pasti mudah jerawatan dan berminyak, jadi ku asumsikan kulit ku sensitif.
    Okelah, aku udah sampai pada penjelasan mengapa aku semakin berjerawat dan komedo gak ada abisnya sejak pake Cetaphil ini.
    Aku gak bilang Cetaphil ini nggak bagus loh, kan skin care juga cocok-cocokkan tergantung ke jenis kulit masing-masing. Tapi mungkin emang gak jodoh aja kali ya ke kulit ku. Terima kasih Cetaphil telah berperan dalam mengecilkan pori-pori bekas ladang jerawat dipipiku.

    Jadi, aku juga mau nyaranin ke temen-temen siapa tau ada yang kulitnya sejenis kayak aku, yuk mulai sekarang kita pelajarin kandungan atau zat kimia apa aja yang ga baik untuk kulit kita.
    Karena ternyata itu penting banget. Walau selama ini aku juga selalu bodo amat sama hal se-detail itu, tapi berkat Cetaphil kemudian aku mendapat pelajaran hidup baru mengenai kebutuhan kulit wkwkwk.
    Aku ga mau jelasin mengenai SLS lebih detail disini, taku salah-salah. Bukan ahlinya soalnya hehe.
    Tapi nanti aku usahain bikin tulisan khusus mengenai apa itu SLS deh, demi kebaikan kita bersama HEHEHE.

    Sekian review jujur aku mengenai Cetaphil dan mungkin sharing se-uprit ilmu mengenai SLS :))
    See you!
    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    About me

    Photo Profile
    Melyana Sari Fransisca You can call me Mels.

    Im Bataknese, Catholic, Ugly, Sarcasm is my language, Meme is my life. Read More

    Instagram

    @melyanandp

    Twittwit

    Tweets by @melyanasarii

    recent posts

    Labels

    Beauty Competition Knowledge Mind Recommendation Review Sharing Travel

    Blog Archive

    • Agustus 2020 (1)
    • Mei 2020 (1)
    • Juli 2019 (1)
    • Maret 2019 (2)
    • Agustus 2018 (2)
    • Mei 2018 (1)
    • April 2018 (1)
    • Maret 2018 (7)
    • Februari 2018 (1)
    • Desember 2016 (2)
    • Juli 2016 (1)
    • Januari 2016 (1)
    • November 2015 (1)
    • Oktober 2015 (1)
    • Agustus 2015 (1)
    • September 2013 (2)
    • Juni 2013 (1)
    • April 2013 (3)
    • Maret 2013 (1)
    • Februari 2013 (8)
    • Januari 2013 (1)
    • Desember 2012 (17)
    • November 2012 (12)

    Popular Posts

    • Farewell
    • Iseng-iseng Berhadiah
    facebook Twitter instagram google plus

    Created with by BeautyTemplates | Modified By Me :)

    Back to top